<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Isu Green Blue Arsip - Generasi Lintas Budaya Foundation</title>
	<atom:link href="https://greenbluehub.id/category/isu-green-blue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://greenbluehub.id/category/isu-green-blue/</link>
	<description>Menghidupkan budaya bangsa Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 09:18:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/05/cropped-Logo-Greenbluehub-32x32.webp</url>
	<title>Isu Green Blue Arsip - Generasi Lintas Budaya Foundation</title>
	<link>https://greenbluehub.id/category/isu-green-blue/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Artis, Wartawan, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Bersatu Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-wartawan-dan-kantor-pertanahan-kabupaten-bogor-1-bersatu-tebar-kepedulian-lewat-program-jumat-berkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[info GreenBlueHub.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 09:18:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7753</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR, Greenbluehub.id –  Semangat berbagi tidak selalu diukur dari besarnya materi yang diberikan, melainkan dari kepedulian untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Nilai inilah yang diwujudkan melalui Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) yang pekan ini berkolaborasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 dalam aksi sosial berbagi paket makanan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Pertanahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-wartawan-dan-kantor-pertanahan-kabupaten-bogor-1-bersatu-tebar-kepedulian-lewat-program-jumat-berkah/">Artis, Wartawan, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Bersatu Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><strong>BOGOR, Greenbluehub.id</strong> – </strong> Semangat berbagi tidak selalu diukur dari besarnya materi yang diberikan, melainkan dari kepedulian untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Nilai inilah yang diwujudkan melalui <strong>Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW)</strong> yang pekan ini berkolaborasi dengan <strong>Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1</strong> dalam aksi sosial berbagi paket makanan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1, Jumat (31/7/2026), melibatkan berbagai unsur masyarakat mulai dari insan pers, artis, budayawan, hingga organisasi sosial sebagai bentuk nyata kepedulian dan semangat gotong royong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mewakili Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1, <strong>Ina Sulfani, S.I.P., M.H.</strong>, Kepala Subbagian Tata Usaha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara institusi pemerintah dengan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan dengan masyarakat dan komunitas. Kami berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Ina, nilai ketakwaan tidak cukup diwujudkan melalui ibadah secara personal, tetapi juga harus tercermin dalam aksi sosial yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berbagi membawa kita melihat dunia dari sudut pandang mereka yang membutuhkan. Menebar kebaikan berarti menghadirkan manfaat dan meraih keberkahan bersama,&#8221; katanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kolaborasi Lintas Profesi untuk Kemanusiaan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Program Jumat Berkah kali ini turut dihadiri model dan artis sinetron <strong>Alessia Borriello</strong>, sutradara <strong>Akbar Bhakti</strong>, Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, serta Yayasan Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan (Generasi Lintas Budaya).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Zimamun Ni&#8217;am Aulawi, S.H., Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Ilham Pandu Wijaya, S.T., beserta jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, hadir pula Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito, Ketua Yayasan Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan Raja Asdi, serta relawan Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) yang dipimpin Agus Santosa dan Ibnu Hajar Herlambang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Alessia Borriello mengaku bersyukur dapat terlibat untuk pertama kalinya dalam kegiatan sosial tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pengalaman berbagi secara langsung memberikan pelajaran bahwa setiap manusia saling membutuhkan dan memiliki tanggung jawab sosial terhadap sesama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harta bukan sekadar milik pribadi, tetapi merupakan titipan Tuhan yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Kegiatan seperti ini mengingatkan kita untuk selalu peduli dan bersyukur,&#8221; ujar Alessia.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-wartawan-dan-kantor-pertanahan-kabupaten-bogor-1-bersatu-tebar-kepedulian-lewat-program-jumat-berkah/">Artis, Wartawan, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Bersatu Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi PJBW dan ATR/BPN Bogor I Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat Cibinong</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/kolaborasi-pjbw-dan-atr-bpn-bogor-i-perkuat-semangat-berbagi-untuk-masyarakat-cibinong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[info GreenBlueHub.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 07:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<category><![CDATA[Akbar Bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[aksi sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Alissia Borriello]]></category>
		<category><![CDATA[ATR BPN Bogor I]]></category>
		<category><![CDATA[Cibinong]]></category>
		<category><![CDATA[Greenbluehub]]></category>
		<category><![CDATA[Jumat Berkah]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian sosial]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PJBW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7746</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR, Greenbluehub.id –  Kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas dampak kegiatan sosial. Semangat itulah yang kembali diwujudkan Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) bersama ATR/BPN Bogor I melalui aksi berbagi ratusan nasi boks dan air mineral kepada masyarakat di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (31/7/2026). Pelaksanaan pekan ke-86 ini semakin istimewa karena mendapat dukungan artis Alissia Borriello serta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/kolaborasi-pjbw-dan-atr-bpn-bogor-i-perkuat-semangat-berbagi-untuk-masyarakat-cibinong/">Kolaborasi PJBW dan ATR/BPN Bogor I Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat Cibinong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><strong>BOGOR, Greenbluehub.id</strong> – </strong> Kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas dampak kegiatan sosial. Semangat itulah yang kembali diwujudkan <strong>Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW)</strong> bersama <strong>ATR/BPN Bogor I</strong> melalui aksi berbagi ratusan nasi boks dan air mineral kepada masyarakat di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (31/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan pekan ke-86 ini semakin istimewa karena mendapat dukungan artis <strong>Alissia Borriello</strong> serta sutradara <strong>Akbar Bhakti</strong> yang turut membaur bersama relawan dan jajaran ATR/BPN Bogor I membagikan paket makanan kepada warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanggung jawab PJBW Agus Santosa menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen komunitas wartawan lintas media untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, PJBW juga tengah mempersiapkan pembentukan Yayasan Wartawan Peduli agar ruang kolaborasi bersama pemerintah, swasta, maupun masyarakat semakin luas sehingga lebih banyak program kemanusiaan dapat diwujudkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sinergi Pemerintah dan Komunitas</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung, melalui jajaran ATR/BPN Bogor I yang ikut terlibat langsung dalam pembagian bantuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan dilaksanakan seusai Salat Jumat di depan Kantor ATR/BPN Bogor I, Jalan Tegar Beriman, Pakansari, Cibinong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pihak ATR/BPN Bogor I hadir Ina Sulfani, Zimamun Ni&#8217;am, Ilham Pandu Wijaya beserta jajaran, sedangkan PJBW melibatkan sejumlah jurnalis dari berbagai media nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ina Sulfani menyampaikan bahwa budaya berbagi juga telah menjadi agenda rutin di lingkungan ATR/BPN Bogor I melalui pembagian nasi boks kepada jamaah Masjid Al-Ikhlas setiap Jumat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai kolaborasi dengan PJBW mampu memperluas manfaat sehingga semakin banyak masyarakat yang menerima bantuan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ilham Pandu Wijaya menambahkan bahwa setiap aksi sosial merupakan investasi nilai kemanusiaan yang akan terus memberi manfaat apabila dilakukan secara konsisten.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="991" src="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-1024x991.jpg" alt="Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW)" class="wp-image-7748" srcset="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-1024x991.jpg 1024w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-300x290.jpg 300w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-768x743.jpg 768w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-434x420.jpg 434w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-150x145.jpg 150w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-696x673.jpg 696w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02-1068x1033.jpg 1068w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/08/Program-Jumat-Berkah-Wartawan-PJBW-_02.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) </figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Menginspirasi Lebih Banyak Pihak</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Alissia Borriello, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap kegiatan serupa semakin banyak dilakukan oleh berbagai komunitas sehingga budaya berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Akbar Bhakti melihat aksi PJBW sebagai contoh sederhana bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dilakukan dalam skala besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi nilai penting karena mampu menghadirkan hubungan yang lebih dekat antara para relawan dengan penerima manfaat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran artis dan sutradara bahkan sempat membuat sejumlah pengguna jalan mengira sedang berlangsung proses syuting. Namun perhatian tersebut berubah menjadi apresiasi ketika mengetahui kegiatan tersebut merupakan aksi sosial yang membagikan makanan kepada masyarakat yang melintas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kolaborasi ini, PJBW dan ATR/BPN Bogor I berharap semakin banyak pihak terdorong untuk berpartisipasi dalam gerakan berbagi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/kolaborasi-pjbw-dan-atr-bpn-bogor-i-perkuat-semangat-berbagi-untuk-masyarakat-cibinong/">Kolaborasi PJBW dan ATR/BPN Bogor I Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat Cibinong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Artis Bersatu Menanam Pohon : Jadikan Akhlak Terhadap Alam Sebagai Solusi Bangsa</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-bersatu-menanam-pohon-jadikan-akhlak-terhadap-alam-sebagai-solusi-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[info GreenBlueHub.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<category><![CDATA[Akbar Bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[Artis Bersatu Menanam Pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Karsito]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi alam]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman pohon]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Program Jumat Berkah Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Asdi]]></category>
		<category><![CDATA[reboisasi]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7725</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR, Greenbluehub.id &#8211; Artis Bersatu Menanam Pohon menjadi gerakan baru yang menggabungkan nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan pelestarian lingkungan melalui konsep dakwah hijau. Gerakan ini diinisiasi oleh Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan bersama Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) dengan melibatkan komunitas, aktivis, hingga para seniman sebagai penggerak perubahan. Kolaborasi tersebut menggandeng greenbluehub.id, JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-bersatu-menanam-pohon-jadikan-akhlak-terhadap-alam-sebagai-solusi-bangsa/">Artis Bersatu Menanam Pohon : Jadikan Akhlak Terhadap Alam Sebagai Solusi Bangsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>BOGOR, Greenbluehub.id</strong> &#8211; <strong>Artis Bersatu Menanam Pohon</strong> menjadi gerakan baru yang menggabungkan nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan pelestarian lingkungan melalui konsep dakwah hijau. Gerakan ini diinisiasi oleh Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan bersama Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) dengan melibatkan komunitas, aktivis, hingga para seniman sebagai penggerak perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut menggandeng greenbluehub.id, JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), sineas Akbar Bhakti, serta sejumlah relawan untuk membangun gerakan penghijauan yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program perdana akan dimulai melalui penanaman pohon di kawasan Villa AB47 atau Villa Lil Ubud milik Akbar Bhakti di Kampung Sarongge, Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasi ini menjadi titik awal pelaksanaan dakwah hijau yang nantinya akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para penggagasnya, menanam pohon bukan sekadar aktivitas penghijauan, melainkan bentuk sedekah jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan manusia, hewan, dan lingkungan dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Raja Asdi </strong>selaku Ketua Hubungan Antar Lembaga JPKP menegaskan bahwa bumi bukan hanya warisan bagi generasi sekarang, melainkan titipan yang harus dijaga bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bumi bukan sekadar warisan, melainkan titipan bagi generasi mendatang. Wujud sedekah lingkungan dan investasi jangka panjang. Oleh karena itu melalui aksi nyata kami mendorong terciptanya harmoni antara manusia, alam, dan keberagaman dalam semangat merawat bumi sebagai ciptaan Tuhan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, gerakan tersebut membawa visi besar menjadikan akhlak terhadap alam sebagai solusi bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Menjadikan akhlak terhadap alam sebagai solusi bangsa, di mana program ini direalisasikan melalui gerakan budaya penanaman pohon, edukasi zero waste, dan kampanye kesejukan lingkungan yang akan kami laksanakan di berbagai daerah di Indonesia,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito, Koordinator Program Jumat Berkah Wartawan Agus Santosa, serta wartawan senior Wartabuana, Ibnu Hajar Herlambang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="595" src="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-1024x595.jpg" alt="" class="wp-image-7729" srcset="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-1024x595.jpg 1024w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-300x174.jpg 300w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-768x446.jpg 768w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-723x420.jpg 723w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-150x87.jpg 150w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-696x405.jpg 696w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1-1068x621.jpg 1068w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2026/07/Artis-Bersatu-Menanam-Pohon_02-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Artis Bersatu Menanam Pohon Libatkan Seniman Sebagai Agen Perubahan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Gerakan <strong>Artis Bersatu Menanam Pohon</strong> dikemas sebagai kolaborasi budaya yang melibatkan para publik figur untuk memperluas kampanye cinta lingkungan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sineas Akbar Bhakti menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut sutradara yang telah menghasilkan ratusan judul sinetron, keterlibatan seniman dan artis akan membuat pesan pelestarian lingkungan lebih mudah diterima masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Seniman dapat mengubah isu konservasi menjadi karya visual atau pertunjukan. Sementara figur publik dapat menginspirasi penggemarnya untuk terjun langsung menanam pohon dan menjaga alam,&#8221; ujar Akbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutradara sinetron <em>Roda-Roda Gila</em>, <em>Anak Langit</em>, <em>Anak Jalanan</em>, hingga <em>Bayu Cinta Luna</em> itu berharap semakin banyak artis yang ikut terlibat dalam aksi penghijauan, baik melalui kegiatan penanaman pohon maupun kampanye edukasi di media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mendorong agar para artis hadir langsung di lokasi reboisasi, kawasan konservasi, daerah aliran sungai, hutan kota, maupun wilayah pesisir sehingga mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Termasuk melibatkan mereka dalam pembuatan konten edukatif melalui media sosial tentang pentingnya bersatu menanam pohon,&#8221; tambahnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menanam Pohon Sebagai Bentuk Ibadah dan Tanggung Jawab Moral</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan <strong>Eddie Karsito</strong> menilai alam bukan sekadar objek yang dapat dieksploitasi, tetapi bagian dari jaringan kehidupan yang memiliki dimensi spiritual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta sekaligus wujud kesadaran akan hubungan manusia dengan alam semesta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Menanam pohon dan menjaga kelestarian lingkungan adalah manifestasi dari kesadaran kesatuan kosmis, tanggung jawab moral, dan bentuk penghormatan kita kepada Sang Maha Pencipta,&#8221; tutur Eddie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, Koordinator Program Jumat Berkah Wartawan <strong>Agus Santosa</strong> mengatakan dakwah hijau merupakan perluasan gerakan kemanusiaan yang selama ini diwujudkan melalui program berbagi makanan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baginya, menjaga kelestarian lingkungan memiliki nilai filantropi yang sama pentingnya karena berkaitan dengan ketahanan pangan, keberlanjutan kehidupan, dan nilai-nilai spiritual dalam Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sejalan dengan spirit sedekah yang kita jalankan, di mana menjaga kelestarian alam dan ketahanan pangan adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam Islam,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agus menambahkan, setiap daun, buah, hingga oksigen yang dihasilkan pohon akan menjadi amal jariyah selama memberi manfaat bagi makhluk hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, wartawan senior sekaligus relawan PJBW, Ibnu Hajar Herlambang, menekankan bahwa gerakan menanam pohon menjadi kebutuhan ekologis yang mendesak bagi Indonesia sebagai negara tropis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kerusakan hutan akibat penggundulan dan deforestasi harus diimbangi dengan penanaman kembali agar fungsi ekologis tetap terjaga, mampu mencegah bencana, serta menyerap emisi karbon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Gerakan menanam pohon ini wajib diapresiasi sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan, investasi masa depan bagi generasi penerus, sekaligus mitigasi perubahan iklim,&#8221; tegas Ibnu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kolaborasi lintas komunitas, tokoh masyarakat, dan para seniman, gerakan <strong>Artis Bersatu Menanam Pohon</strong> diharapkan menjadi gerakan nasional yang mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari akhlak, ibadah, sekaligus tanggung jawab bersama demi masa depan Indonesia.*/</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/artis-bersatu-menanam-pohon-jadikan-akhlak-terhadap-alam-sebagai-solusi-bangsa/">Artis Bersatu Menanam Pohon : Jadikan Akhlak Terhadap Alam Sebagai Solusi Bangsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awig-Awig, Kunci Desa Penglipuran Dinobatkan Terbersih se-Dunia</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/awig-awig-kunci-desa-penglipuran-dinobatkan-terbersih-se-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 07:22:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Datanglah ke Desa Penglipuran, Kec/Kab. Bangli, Provinsi Bali, maka Anda akan mengatakan bahwa kebersihan bukan hanya milik desa-desa di Eropa. Desa berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Denpasar atau sekitar 60 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai ini, saking bersihnya, dinobatkan oleh majalah International Boombastic sebagai desa terbersih ketiga di dunia menurut Green Destinations Foundation, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/awig-awig-kunci-desa-penglipuran-dinobatkan-terbersih-se-dunia/">Awig-Awig, Kunci Desa Penglipuran Dinobatkan Terbersih se-Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Datanglah ke Desa Penglipuran, Kec/Kab. Bangli, Provinsi Bali, maka Anda akan mengatakan bahwa kebersihan bukan hanya milik desa-desa di Eropa.</p>
<p>Desa berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Denpasar atau sekitar 60 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai ini, saking bersihnya, dinobatkan oleh majalah International Boombastic sebagai desa terbersih ketiga di dunia menurut Green Destinations Foundation, setelah Desa Mawlynnong di India dan Giethoorn di Belanda.</p>
<p>Desa Penglipuran adalah salah satu dari sembilan desa adat di Bali dan terdiri atas 243 kepala keluarga.</p>
<p>Memasuki desa yang udaranya segar (berkisar 16-29°C) Anda tidak akan melihat<br />
sampah berserakan, tak ada limbah rumah tangga berceceran, serta tak ada puntung rokok. Selokannya juga jernih dan bebas dari cairan limbah rumah tangga. Setiap 30 meter terdapat tempat sampah.</p>
<p>Sebagai desa adat, masyarakat Desa Penglipuran amat memegang tegas tradisi nenek moyang yang sudah berumur ratusan tahun. Mereka menerapkan dua hukum tradisional dalam bermasyarakat, yakni awig-awig dan drestha.</p>
<p>Ketua pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng, menuturkan, kebersihan Desa Penglipuran ini sudah terjalin secara turun-temurun dan sudah menjadi kepribadian masyarakat. Seluruh warga merasa memiliki tanggung jawab untuk melestarikan ajaran leluhurnya secara turun temurun.</p>
<p>Awig-awig mengatur soal kebersihan desa. Meski menyantumkan aturan soal kebersihan, nyatanya tak ada aturan mengenai sanksi di dalamnya. Dalam awig-awig diatur kewajiban menjaga lingkungan, kebersihan, keasrian dan keindahan desa.</p>
<p>Jika ada yang ketahuan membuang sampah sembarangan, tidak akan dikenakan sanksi, hanya teguran saja. Meski tak ada sanksi, bukan berarti masyarakat setempat lantas meremehkan awig-awig. Justru, masyarakat menjadi berkewajiban untuk menjaga kearifan luhur yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.</p>
<p>Pada awig-awig tersebut, tertulis beberapa aturan di antaranya larangan membuang limbah cairan rumah tangga lewat selokan depan rumah, serta larangan membuang sampah ke jalan utama desa. Semua limbah tersebut harus masuk ke septic tank yang berlokasi di belakang rumah mereka, sehingga saluran air depan rumah hanya dilalui oleh air hujan.</p>
<p>Selain itu, pihak desa juga menerapkan sejumlah aturan adat ketat. Salah satunya larangan menggunakan kendaraan bermotor agar kualitas udara tetap bersih. Wisatawan yang hendak berkeliling Desa Penglipuran harus berjalan kaki atau bersepeda.</p>
<p>Selain awig-awig, tradisi dan nilai luhur nenek moyang yang masih dipertahankan hinggasaat ini adalah tata ruang desa yang mengadopsi konsep Tri Mandala. Tri Mandala merupakan pembagian lahan menjadi tiga zona berdasarkan nilai kesucian yang diurutkan, mulai dari utara sebagai tempat paling suci hingga selatan sebagai tempat paling tidak suci. Oleh masyarakat setempat, zona utama mandala yang terletak di utara dianggap sebagai peraduan para dewa. Karena itu, tempat ibadah hanya didirikan di kawasan ini.</p>
<p>Salah satunya, Pura Penataran, tempat memuja Dewa Brahma yang merupakan pencipta seluruh alam semesta menurut kepercayaan Hindu. Sementara, di bagian tengah desa, terdapat zona madya mandala. Area ini difungsikan sebagai permukiman penduduk. Selanjutnya, zona paling tidak suci di selatan disebut sebagai nista mandala. Area ini dikhususkan sebagai tempat peristirahatan terakhir masyarakat yang sudah mangkat alias pemakaman penduduk.</p>
<p>Masyarakat Penglipuran juga masih mempertahankan Tri Hita Karana atau ajaran tentang keharmonisan atau keseimbangan antara hubungan Tuhan, manusia dan lingkungan. Karenanya, Penglipuran tak hanya bersih, tetapi penduduknya juga sangat rukun.</p>
<p>Aturan yang lain dan harus ditaati warganya, di desa yang 40% dari wilayah desanya adalah hutan bamboo ini, terdapat pantangan bagi warganya menebang pohon bambu tanpa seijin tokoh masyarakat. Hal ini terjadi karena mereka menganggap tanaman bambu sebagai simbol permulaan mereka, karena mereka meyakini bahwa bambu-bambu di sana ditanam oleh pendahulu mereka.</p>
<p>Sebagian besar bangunan di Penglipuran seperti Pawon (dapur), Bale Sakenem (tempat upacara keluarga) dan Bale Banjar (bangunan bersama) terbuat dari bambu sehingga sangat ramah lingkungan.</p>
<p>Selain predikat desa terbersih di dunia, Desa Penglipuran juga mendapat beberapa penghargaan bergengsi lain, seperti Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) pada 2017 dan Sustainable Destinations Top 100 versi Green Destinations Foundation<br />
Melansir dari CNN Indonesia, pasca pandemi Covid-19 di tahun 2022, jumlah kunjungan turis ke Desa Pelingpuran naik sampai dua kali lipat.</p>
<p>Menurut I Wayan Sumiarsa, Manajer Desa Wisata Penglipuran, total kunjungan wisatawan asing dan lokal di tahun 2022 mencapai 403 ribu orang dengan rata-rata kunjungan per hari 1500 – 2000 orang per hari. Bahkan, sempat mencapai 3.000 orang per hari di penghujung tahun 2022.</p>
<p>Wisatawan asing yang mendatangi Desa Penglipuran kebanyakan dari Eropa, Korea Selatan, dan Malaysia.</p>
<p>Faktor branding Desa Penglipuran sebagai desa terbersih di dunia juga berhasil menarik atensi dari berbagai penjuru dunia termasuk para delegasi KTT G20 di tahun 2022 untuk mengunjungi desa ini. Sementara untuk wisatawan domestik kebanyakan datang dari Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera.(bud/berbagai sumber)</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/awig-awig-kunci-desa-penglipuran-dinobatkan-terbersih-se-dunia/">Awig-Awig, Kunci Desa Penglipuran Dinobatkan Terbersih se-Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Net Zero Emission dan Upaya Pemerintah Indonesia</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/mengenal-net-zero-emission-dan-upaya-pemerintah-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 07:17:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7653</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belakangan ini kita sering mengenal singkatan NZE atau net zero emission. Tapi apa sebenartnya yang disebut NZE itu? Istilah net zero emission atau NZE pertama kali muncul di COP21 Paris pada 2015. Persetujuan Paris atau Paris Agreement yang dihasilkan memuat butir-butir isu yang akan dilakukan oleh setiap negara yang meratifikasinya, serta menyepakati tujuan utama yang harus dicapai melalui pelaksanaan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/mengenal-net-zero-emission-dan-upaya-pemerintah-indonesia/">Mengenal Net Zero Emission dan Upaya Pemerintah Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini kita sering mengenal singkatan NZE atau net zero emission. Tapi apa sebenartnya yang disebut NZE itu?</p>
<p>Istilah <em>net zero emission </em>atau NZE pertama kali muncul di COP21 Paris pada 2015. Persetujuan Paris atau <em>Paris Agreement</em> yang dihasilkan memuat butir-butir isu yang akan dilakukan oleh setiap negara yang meratifikasinya, serta menyepakati tujuan utama yang harus dicapai melalui pelaksanaan Persetujuan Paris.</p>
<p>Persetujuan Paris sendiri disepakati oleh 197 negara yang meratifikasi konvensi dan diratifikasi oleh 191 negara. Tujuan utama dari Persetujuan Paris sebagaimana tercantum dalam pasal 2.1 ialah negara yang meratifikasi Persetujuan Paris ini sepakat menjaga kenaikan temperatur rata-rata global hingga 2<sup>0</sup> Celcius dibandingkan pada masa praindustri dan sedapat mungkin menjaga kenaikan temperatur tersebut tidak lebih dari 1,5<sup>0</sup> C.</p>
<p>Artinya, net zero emissions atau nol emisi karbon adalah kondisi di mana jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap oleh bumi. Untuk mencapainya diperlukan sebuah transisi dari sistem energi yang digunakan sekarang ke sistem energi bersih guna mencapai kondisi seimbang antara aktivitas manusia dengan keseimbangan alam.</p>
<p>Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam melakukannya adalah mengurangi jumlah karbon atau gas emisi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan (aktivitas) manusia pada kurun waktu tertentu, atau lebih sering dikenal dengan jejak karbon.</p>
<p>Jejak karbon yang kita hasilkan akan memberikan dampak yang negatif bagi kehidupan kita di bumi, seperti kekeringan dan berkurangnya sumber air bersih, timbul cuaca ekstrim dan bencana alam, perubahan produksi rantai makanan, dan berbagai kerusakan alam lainnya.</p>
<p>Program NZE menjadi istilah populer setelah diadakannya Paris Climate Agreement tahun 2015. Program tersebut bertujuan untuk menekan pencemaran lingkungan yang berpotensi mengakibatkan pemanasan global.</p>
<p>Energi menjadi salah satu sektor yang difokuskan dalam upaya mencapai program NZE. Berbagai negara telah mengeluarkan regulasi-regulasi baru dalam hal penyediaan energi listrik yang disesuaikan dengan program NZE, termasuk di Indonesia.</p>
<p>Guna mengurangi jejak karbon dan mencapai kondisi net zero emissions, pemerintah menerapkan lima prinsip utama, yaitu:</p>
<p>Peningkatkan pemanfaatan enerrgi baru terbarukan (EBT); pengurangan energi fosil; penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi; peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri; dan yang terakhir pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).</p>
<p>Diharapkan, dengan mengurangi jejak karbon dan berkomitmen dalam menjalan lima prinsip utama di atas, Indonesia dapat mencapai kondisi net zero emissions di tahun 2060.</p>
<p>Pemerintah Indonesia sangat serius mewujudkan komitmen net zero emission (NZE) pada tahun 2060. Bahkan, kalau bisa lebih cepat dari itu. Karenanya, pemerintah tengah menyusun sebuah roadmap untuk merelisasikan NZE demi menghadapi berbagai tantangan serta risiko perubahan iklim di masa mendatang.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/mengenal-net-zero-emission-dan-upaya-pemerintah-indonesia/">Mengenal Net Zero Emission dan Upaya Pemerintah Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KLHK dan UNEP Jalin Kerja Sama Sekaligus Gelar Expert Meeting Bahas Sistem Pemantauan Hutan Tropis</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/klhk-dan-unep-jalin-kerja-sama-sekaligus-gelar-expert-meeting-bahas-sistem-pemantauan-hutan-tropis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 05:55:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7645</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (KLHK) dan United Nation Environment Program (UNEP) menjalin Kerja Sama di Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya dan Direktur Kantor Regional UNEP untuk Asia dan Pasifik, Dechen Tsering di Bali, Rabu (9/10/2024). Menteri Siti, menyatakan bahwa MoU ini menandai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/klhk-dan-unep-jalin-kerja-sama-sekaligus-gelar-expert-meeting-bahas-sistem-pemantauan-hutan-tropis/">KLHK dan UNEP Jalin Kerja Sama Sekaligus Gelar Expert Meeting Bahas Sistem Pemantauan Hutan Tropis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (KLHK) dan United Nation Environment Program (UNEP) menjalin Kerja Sama di Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.</p>
<p>Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya dan Direktur Kantor Regional UNEP untuk Asia dan Pasifik, Dechen Tsering di Bali, Rabu (9/10/2024).</p>
<p>Menteri Siti, menyatakan bahwa MoU ini menandai kemitraan penting yang bertujuan untuk menyediakan kerangka kerja kerjasama untuk mencapai tujuan dan sasaran bersama terkait lingkungan hidup dan kehutanan, khususnya pada aspek konservasi dan perlindungan alam, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, pengarusutamaan kebijakan lingkungan, serta peningkatan tata kelola lingkungan.</p>
<p>“Kolaborasi ini didasarkan pada pengakuan dan komitmen bersama,” kata Menteri Siti dalam sambutannya seraya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada UNEP atas kerjasama ini.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, UNEP akan mendukung, antara lain, program prioritas mengenai isu-isu lingkungan dan kehutanan, serta komitmen dan inisiatif di tingkat internasional, regional, dan nasional, seperti Pusat Lahan Gambut Tropis Internasional (ITPC), Badan Koordinasi Laut Asia Timur (COBSEA) &#8211; Pusat Kegiatan Regional (RAC) &#8211; Pusat Kapasitas Regional untuk Laut Bersih (RC3S), Pusat Mangrove Dunia, Program Kampung Iklim, serta program kerjasama selatan-selatan.</p>
<p>Usai penandatangan, acara dilanjutkan dengan expert meeting untuk mendukung bidang-bidang kerjasama tersebut, terutama yang terkait sistem pemantauan hutan tropis. Menteri Siti meyakini bahwa data dan metodologi sangat penting dalam pekerjaan terkait lingkungan, ekosistem, dan sumber daya alam, baik darat maupun sumber daya air dan laut.</p>
<p>“Mengingat tantangan besar yang dihadapi saat ini dan mungkin akan semakin kompleks di tahun-tahun mendatang, saya yakin bahwa diskusi hari ini tentang inventarisasi lahan, khususnya hutan, adalah sangat penting,” ujarnya.</p>
<p>Dalam sesi diskusi ini, para pakar berbagi dan mendiskusikan pengetahuan, serta pengalaman terbaik terkait sistem pemantauan nasional hutan tropis, dengan membahas prinsip-prinsip dan elemen panduan kunci yang diperlukan untuk proses yang transparan, andal, dan berjangka panjang, dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh.</p>
<p>Secara khusus, para peserta juga mendiskusikan bagaimana memperkuat kerjasama regional dan internasional dalam sistem pemantauan hutan tropis, serta mengeksplorasi pemanfaatan teknologi penginderaan jauh, untuk menganalisis isu lingkungan dan iklim.</p>
<p>“Upaya-upaya ini, untuk membawa kita, negara-negara ASEAN dan keluarga ASEAN, dalam memahami pentingnya sistem inventarisasi dan pemantauan merupakan suatu hal yang sangat dihargai,” ucap Menteri Siti.</p>
<p>Turut hadir pada kegiatan ini Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin; Direktur Kantor Regional UNEP untuk Asia dan Pasifik, Dechen Tsering; serta perwakilan dari Malaysia, Thailand, Vietnam, FAO, UNDP, World Resources Institute, dan University of Maryland.(hms)</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/klhk-dan-unep-jalin-kerja-sama-sekaligus-gelar-expert-meeting-bahas-sistem-pemantauan-hutan-tropis/">KLHK dan UNEP Jalin Kerja Sama Sekaligus Gelar Expert Meeting Bahas Sistem Pemantauan Hutan Tropis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PERINGATAN HUT KE-44 SANGGAR MATAHARI</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/peringatan-hut-ke-44-sanggar-matahari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Oct 2024 08:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peringatan HUT ke-44 tahun Sanggar Matahari berlangsung meriah di Istana Peradaban Balai Pustaka, Jakarta, pada Sabtu, 5 Oktober 2024. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, salah satunya adalah Prof. Siti Nur Azizah Ma&#8217;ruf, putri dari Wakil Presiden RI KH Ma&#8217;ruf Amin. Prof. Siti Nur Azizah, yang juga merupakan anggota Sanggar Matahari pada tahun 1988, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/peringatan-hut-ke-44-sanggar-matahari/">PERINGATAN HUT KE-44 SANGGAR MATAHARI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peringatan HUT ke-44 tahun Sanggar Matahari berlangsung meriah di Istana Peradaban Balai Pustaka, Jakarta, pada Sabtu, 5 Oktober 2024. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, salah satunya adalah Prof. Siti Nur Azizah Ma&#8217;ruf, putri dari Wakil Presiden RI KH Ma&#8217;ruf Amin. Prof. Siti Nur Azizah, yang juga merupakan anggota Sanggar Matahari pada tahun 1988, turut memeriahkan acara dengan membacakan sebuah pantun khusus untuk Sanggar Matahari serta puisi karya Chairil Anwar berjudul &#8220;Catetan Tahun 1946.&#8221;</p>
<p>Turut hadir Direktur Utama PT Balai Pustaka, Achmad Facrodji, yang memberikan sambutan dan membacakan pantun. Dalam sambutannya, beliau mengenang perkenalannya dengan Sanggar Matahari pada tahun 1996, saat ia masih tinggal di Rawalumbu, Bekasi.</p>
<p>Peringatan ini juga dihadiri oleh beberapa anggota Sanggar Matahari dari berbagai generasi, seperti Suhadi (anggota tahun 1986) dan Raja Asdi (anggota tahun 1984). Kehadiran mereka memberikan nuansa nostalgia yang mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota Sanggar Matahari.</p>
<p><del><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7641" src="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c.jpg 1600w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c-300x225.jpg 300w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c-1024x768.jpg 1024w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c-768x576.jpg 768w, https://greenbluehub.id/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-06-at-13.47.38_ea9ad98c-1536x1152.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></del></p>
<p>Acara dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai grup binaan Sanggar Matahari, antara lain:</p>
<p>Anak Difabel Sahabat Matahari</p>
<p>Teater Anak-Anak Sanggar Seni Nurul Yaqin</p>
<p>Keboen Sastra</p>
<p>Sanggar Sastra Balai Pustaka</p>
<p>Sanggar Nur Kampus STAI At-Taqwa Bekasi</p>
<p>Komunitas Teater Gunung</p>
<p>Sanggar Pegayon</p>
<p>Fikar W. Eda</p>
<p>Grup Teater Matahari Komposisi Tampah</p>
<p>Deavies Sanggar Matahari</p>
<p>Ketua Panitia, Devie Matahari, menyampaikan bahwa acara ini merupakan awal dari rangkaian peringatan Milad ke-44 Sanggar Matahari. Kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa lokasi yang memiliki nilai historis dalam perjalanan berkesenian Sanggar Matahari.</p>
<p>Peringatan HUT ke-44 ini menjadi momentum penting bagi Sanggar Matahari untuk terus berkarya, mempererat tali persaudaraan antaranggota, dan berkontribusi dalam pengembangan seni budaya di tanah air.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/peringatan-hut-ke-44-sanggar-matahari/">PERINGATAN HUT KE-44 SANGGAR MATAHARI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fendi Perdana ‘Brama Kumbara’ Apresiasi Program Poliran Polda Banten</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/fendi-perdana-brama-kumbara-apresiasi-program-poliran-polda-banten/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2024 03:50:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fendi Pradana, pemeran Brama Kumbara dalam film Saur Sepuh, mengapresiasi program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polda Banten. Pasalnya, program ini selain mengurangi angka pengangguran juga mengurangi tindak kejahatan di wilayah Provinsi Banten. Fendi Pradana menyampaikan itu seusai mengikuti rapat kerja dengan Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan jajarannya di Polda Banten, Serang, Kamis [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/fendi-perdana-brama-kumbara-apresiasi-program-poliran-polda-banten/">Fendi Perdana ‘Brama Kumbara’ Apresiasi Program Poliran Polda Banten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fendi Pradana, pemeran Brama Kumbara dalam film <em>Saur Sepuh</em>, mengapresiasi program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polda Banten. Pasalnya, program ini selain mengurangi angka pengangguran juga mengurangi tindak kejahatan di wilayah Provinsi Banten.</p>
<p>Fendi Pradana menyampaikan itu seusai mengikuti rapat kerja dengan Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan jajarannya di Polda Banten, Serang, Kamis (3/10) pagi. Fendi Pradana adalah penasihat Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan.</p>
<p>Hadir juga Raja Asdi, Ketua Generasi Lintas Budaya Merawat Lingkungan dan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP).</p>
<p>“Poliran merupakan program yang baru buat Polri. Menurut saya ini gerakan yang sangat mulia. Selama ini yang masyarakat tahu polisi tugasnya yang keras-keras saja. Justru gerakan ini polisi peduli pengangguran. Sekali lagi saya katakan ini hal yang sangat mulia dan sangat baru,” kata Fendi.</p>
<p>Program Poliran dilaunching Polda Banten Agustus 2024. Program ini dibentuk sebagai respon adanya 450 ribu warga Banten yang masih menganggur. Program ini melaksanakan 3M, yaitu merekrut, melatih dan menyalurkan para pengangguran.</p>
<p>“Melalui program ini masyarakat diberi pelatihan, dibukakan lapangan pekerjaan, di antaranya memanfaatkan lahan kosong yang tidur. Tentu ini sangat bermanfaat buat masyarakat dan membantu mengatasi pengangguran dan tentunya nanti akan mengurangi kejahatan di wilayah hukum Polda Banten,” kata aktor yang membintangi sejumlah film laga ini.</p>
<p>Sementara itu Raja Asdi mengatakan program Poliran selaras dengan program Polda Banten yang lain, yaitu Polisi Peduli Lingkungan. “Poliran dan Polisi Peduli Lingkungan selaras dan ditindaklanjuti  Polda Banten,” kata Raja Asdi.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/fendi-perdana-brama-kumbara-apresiasi-program-poliran-polda-banten/">Fendi Perdana ‘Brama Kumbara’ Apresiasi Program Poliran Polda Banten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Akan Ajak Ribuan Relawan JOKOWI Kunjungi Ibu Kota Nusantara pada tanggal 24 Agustus 2024 Mendatang</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/presiden-jokowi-akan-ajak-ribuan-relawan-jokowi-kunjungi-ibu-kota-nusantara-pada-tanggal-24-agustus-2024-mendatang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 01:13:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7627</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maret Samuel Sueken yang juga sebagai Ketua Umum JPKP Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan menegaskan bahwa ajakan Bapak Presiden ini disambut sangat antusias oleh seluruh Relawan JOKOWI khususnya JPKP. Tidak tanggung-tanggung meskipun kunjungan baru mau dilaksanakan pada 24 Agustus mendatang tapi gabungan Panitia Inti akan memulai dimobilisasi dari Jakarta secara bertahap tanggal 05 Agustus, Panitia akan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/presiden-jokowi-akan-ajak-ribuan-relawan-jokowi-kunjungi-ibu-kota-nusantara-pada-tanggal-24-agustus-2024-mendatang/">Presiden Jokowi Akan Ajak Ribuan Relawan JOKOWI Kunjungi Ibu Kota Nusantara pada tanggal 24 Agustus 2024 Mendatang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Maret Samuel Sueken yang juga sebagai Ketua Umum JPKP Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan menegaskan bahwa ajakan Bapak Presiden ini disambut sangat antusias oleh seluruh Relawan JOKOWI khususnya JPKP. Tidak tanggung-tanggung meskipun kunjungan baru mau dilaksanakan pada 24 Agustus mendatang tapi gabungan Panitia Inti akan memulai dimobilisasi dari Jakarta secara bertahap tanggal 05 Agustus, Panitia akan memastikan kelancaran agenda dengan mempersiapkan kebutuhan lokal mulai dari Akomodasi, Transportasi, Konsumsi baik di Kota Balikpapan maupun di IKN. Koordinasi ke berbagai pihak sudah dilakukan guna kesuksesan acara ini, awalnya acara ini sudah diagendakan 11 Agustus namun karena pertimbangan padatnya persiapan acara menjelang HUT RI 17 Agustus 2024 maka kunjungan Relawan JOKOWI ke IKN di jadwal ulang menjadi 24 Agustus 2024</p>
<p>Maret Samuel Sueken yang juga Putera Asli Balikpapan Kalimantan Timur menegaskan bahwa acara ini sangat penting mengingat Relawan Jokowi hadir diseluruh Indonesia sehingga tentu pesan yang disampaikan akan tersebar luas bahkan sampai Mancanegara melalui jejaring organ-organ Relawan Jokowi yang sangat banyak jumlahnya. Maret Samuel Sueken yang juga sebagai Tenaga Ahli Pembangunan IKN khususnya dalam pembangunan Blok Gedung Sekertariat Negara menegaskan bahwa IKN adalah legitimasi sejarah yang akan tercatat sepanjang masa dihati seluruh rakyat Indonesia. Sebagai salah satu Putera terbaik KALTIM yang memiliki reputasi sebagai seorang profesional dan bekerja lebih dari 20 tahun di perusahan explorasi Minyak dan Gas Bumi ini menegaskan bahwa IKN akan menjadi Green City yang smart dan ramah lingkungan terbesar di dunia kebanggaan anak negeri dengan ciri dan khas kawasannya sebagai representasi budaya Indonesia asli yang sangat heterogen dan berbudaya tinggi. Sebagai mantan Pejabat Komisaris BUMN dan Putera Daerah KALTIM , Maret Samuel Sueken juga berharap agar kelanjutan Pembangunan IKN bisa melibatkan Pengusaha-Pengusaha lokal dalam berpartisipasi bukan saja sebagai Sub Contractor tetapi bisa menjadi Main Contractor dan bersinergi dengan BUMN maupun BUO Badan Usaha Otorita IKN. Kunjungan para Relawan JOKOWI saat ini selaras dengan pesan Jokowi yang kerap kali disampaikan dalam pidatonya pada saat ground breaking di beberapa paket Proyek yaitu bahwa IKN ini merupakan kebanggaan bangsa dengan membeli masa depan untuk kejayaan negeri kita sebagai Pemenang dimasa mendatang. Kunjungan Relawan JOKOWI ke IKN ini juga sekaligus akan dijadikan sebagai ajang silaturahmi sesama relawan jokowi dari berbagai organ relawan guna memantapkan komitment untuk terus mengawal Jokowi sampai akhir masa jabatannya sampai bulan Oktober 2024 mendatang dan memastikan keberlanjutan semua program strategis Jokowi bisa berlangsung dengan baik dalam Pemerintahan Prabowo Gibran.</p>
<p>Ujar Maret Samuel Sueken yang juga didaulat menjadi Wakil Komandan Golf Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/presiden-jokowi-akan-ajak-ribuan-relawan-jokowi-kunjungi-ibu-kota-nusantara-pada-tanggal-24-agustus-2024-mendatang/">Presiden Jokowi Akan Ajak Ribuan Relawan JOKOWI Kunjungi Ibu Kota Nusantara pada tanggal 24 Agustus 2024 Mendatang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Kita Nusantara Kolaborasi Dengan Salaman Creative Hub Resmi Berdiri</title>
		<link>https://greenbluehub.id/isu-green-blue/rumah-kita-nusantara-kolaborasi-dengan-salaman-creative-hub-resmi-berdiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Generasi Lintas Budaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 14:17:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Isu Green Blue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://greenbluehub.id/?p=7624</guid>

					<description><![CDATA[<p>Syukuran Rumah Kita Nusantara bersinergi dengan Salaman Creative Hub, berlangsung di Bebek Salaman Bintaro, Tangsel.Rabu (31/7/2024). Rumah Kita lebih dari sekedar ruang fisik, pusat tempat kolaborasi untuk membangun Citra karakter bangsa yang tergambar di dalam ide dan konsep kreatif dan inovatif. Rumah Kita Nusantara menjadi simbol penggerak penguatan jati diri Nusantara yang menanamkan niai-nilai luhur [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/rumah-kita-nusantara-kolaborasi-dengan-salaman-creative-hub-resmi-berdiri/">Rumah Kita Nusantara Kolaborasi Dengan Salaman Creative Hub Resmi Berdiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Syukuran Rumah Kita Nusantara bersinergi dengan Salaman Creative Hub, berlangsung di Bebek Salaman Bintaro, Tangsel.Rabu (31/7/2024).</p>
<p>Rumah Kita lebih dari sekedar ruang fisik, pusat tempat kolaborasi untuk membangun Citra karakter bangsa yang tergambar di dalam ide dan konsep kreatif dan inovatif.</p>
<p>Rumah Kita Nusantara menjadi simbol penggerak penguatan jati diri Nusantara yang menanamkan niai-nilai luhur pancasila sebagai landasan kekaryaan</p>
<p>Nusantara adalah ruang kebhinekaan tempat keberadaan multikulturalisme dari berbagai latar belakang sosial, keilmuan dan keahlian. maka Rumah Kita Nusantara hadir sebagai representatif kebhinekaan, tempat di mana ide-ide berlabuh dan tempat di mana perspektif menambatkan inovasi-inovasi barunya. melahirkan peradaban yang dinamis, tumbuh dan berkembang dengan daya cipta kreatif. inilah Rumah Kita Nusantara,mercusuar penerang warisan budaya nusantara.</p>
<p>Rumah Kita berdedikasi menjaga dan melestarikan kekayaan warisan budaya Nusantara, melalui berbagai upaya dan program untuk menanamkan rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai seni serta nilai-nilai budaya nusantara kepada seluruh anak bangsa.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-97345" src="https://www.majalahagraria.today/wp-content/uploads/2024/08/WhatsApp-Image-2024-08-01-at-8.58.46-AM.jpeg" alt="" width="1199" height="674" /></p>
<p>Rumah Kita hadir sebagai wadah bagi para insan kreatif, baik jurnalis, seniman, budayawan, dan enterpreneur muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>Raja Asdi memberikan visi kedepannya Rumah Kita Nusantara &#8220;Menjadi pusat kolaborasi kreatif, inovatif, pengembangan, memajukan potensi bangsa dan melestarikan budaya Nusantara.&#8221; kata Raja Asdi kepada awak media.</p>
<p>Wawan Sugianto yang kerapkali disapa Om Wawan pemilik Resto Bebek Salaman Bintaro, sekaligus Founder Salaman Creative Hub.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah ini adalah awal untuk ambil bagian dalam proses perjalanan dari konsep besar tentang semangat Nusantara&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rumah Kita Nusantara digagas oleh Ustad Faisal Romdonih,M.Si,Raja Asdi,Syamsul “Masdjo” Arifin,Syamms Lefty,CFC,M.Iqbal MM .CFC,Amirzazikri Amir,BE, Andi Shabrina,M.Ikom,CFMpr,Aurora Maris dan Faizul dan Uqbah Al Anshori.</p>
<p>Turut hadir pula H.Ahmad Yusuf Ketua Lesbumi Jakarta,<br />
Sanni Aria Konsultan pajak,<br />
Aktor Fendi Pradana, Aktris<br />
Elly Ernawatie,<br />
Seno Harjo Produser musik,<br />
Sekjen Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Herlina Prawirosoekarto dan KH. Muklis Fadlil dari Lesbumi NU Jakarta Jalannya acara dipandu oleh Eka Montana.</p>
<p>Masdjo Arifin berharap kedepannya terwujud &#8220;komunitas kreatif yang inklusif dan kolaboratif ,ruang untuk bertukar ide, berjejaring, dan berkolaborasi. terwujudnya literasi positif bagi bagi memori kolektif.&#8221;tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://greenbluehub.id/isu-green-blue/rumah-kita-nusantara-kolaborasi-dengan-salaman-creative-hub-resmi-berdiri/">Rumah Kita Nusantara Kolaborasi Dengan Salaman Creative Hub Resmi Berdiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://greenbluehub.id">Generasi Lintas Budaya Foundation</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
